5 Hal yang Musti Anda Perhatikan Ketika Merawat Bunga Adenium
5 Hal yang Musti Anda Perhatikan Ketika Merawat Bunga Adenium - Bunga adenium adalah salah satu tanaman sukulen yang mempunyai ciri khas pada bonggolnya. Bonggol bunga ini menyerupai umbi sehingga bunga adenium tampak seperti tanaman bonsai. Usul punya usul, bunga adenium termasuk dalam jenis famili apocynaceae yang sanggup hidup di lingkungan kering seperti Padang pasir. Mulanya, tanaman ini hidup di Padang pasir afrika Selatan dan kawasan Timur Tengah. Tetapi seiring berlangsungnya waktu, bunga adenium menyebar ke negara-negara di asia, seperti Indonesia, taiwan, thailand, india, dan vietnam.

Bonggol besar yang dimiliki bunga adenium memiliki keuntungan sendiri. Bagian ini sanggup menampung cadangan air yang cukup banyak. Hal ini menjadikan bunga adenium sanggup bertahan di iklim yang kering dan cuaca yang panas. Bunga adenium yang dirawat dengan baik mampu bertumbuh hingga mempunyai ketinggian setinggi 4 meter. Nah, agar bunga adenium bisa berkembang subur, kamu mesti mengamati beberapa hal di bawah ini.
Wadah atau Pot

Penggunaan wadah atau pot mempengaruhi peningkatan bonggol. Jika kamu menggunakan wadah yang dangkal, kamu akan memperoleh bonggol yang unik dan artistik. Hal ini dikarenakan akar bunga adenium yang cenderung ke bawah tidak menerima makanan sehingga menjadikannya mencari di bagian atas yang dikelilingi wadah.

Di sisi lain, penggunaan wadah seperti polybag justru menjadikan akar menjadi kurus dan panjang. Polybag mampu memuat medium tanah yang banyak dan dalam. Hal ini menjadikan akar terus berkembang ke bawah hingga ke dasar polybag. Bila kamu ingin bunga adeniummu punya bonggol yang baik, kamu harus menanamnya ulang.
Caranya cabut bunga dari polybag dan potong akar yang tidak bermanfaat. Keringkan bunga selama 1-2 Minggu dan masukkan ke wadah dengan metode drainase baik. Berikutnya, tutup bagian akar yang ingin dibesarkan dengan tanah.
Kebutuhan Air

Karena bunga adenium tahan terhadap lingkungan yang panas dan kering, kamu nggak perlu sering-sering menyiramnya. Seluruh bagiannya sanggup menjadi suplai air sehingga bunga ini tidak memerlukan banyak air. Meski begitu, kamu harus berkala menyiramnya dengan frekuensi yang tergantung keadaan cuaca. Saat cuaca panas sekali, siramlah bunga adenium 1-2 kali per hari. Jika cuaca hujan, siram bunga 3 hari sekali.
Beberapa teknik menyiram bisa kamu gunakan, seperti Gembor, semprot menggunakan teko, dan menggunakan sprayer. Penggunaan sprayer memang meminimalisir waktu. Akan tetapi, kamu mesti memperhatikan resikonya. Percikan air yang dihasilkan berpotensi menjadi medium penularan cendawan. Maka dari itu, kamu juga mesti tekun memeriksa keadaan bunga adenium secara rutin untuk menentukan ia tidak sakit.
Sinar matahari

Sinar matahari berhubungan dengan musim panas. Bunga adenium memerlukan sinar matahari yang lumayan banyak. Penyinaran yang banyak akan membuatnya cepat berbunga. Disamping itu, batang dan daunnya juga lebih sehat dan kekar. Cobalah untuk meletakkannya di bawah sinar matahari selama 4 jam sehari. Dijamin, bunga adenium milikmu akan terus sehat dan berbunga.
Bunga adenium akan bertumbuh dengan maksimal saat musim panas tiba. Memasuki perpindahan ke musim hujan, perkembangannya akan melambat dan beberapa menggugurkan daunnya. Bunga akan bermekaran pada permulaan musim panas dan akhir musim hujan.
Tanah yang punya porositas baik

Bunga adenium sangat menyukai tanah yang berporositas baik. Maksud dari porositas baik adalah tanah mampu dengan cepat dan mudah menyerap air. Selain sanggup menyerap air, tanah berporositas baik mempunyai sirkulasi udara yang baik pula.
Saat kamu memilih tanah, tentukan juga tanah tersebut sanggup menahan air dan nutrisi yang cukup bagi bunga adenium. Ditambah, carilah tanah yang teksturnya hampir mirip pasir gurun karena habitat sahih bunga adenium yang adalah Padang pasir. Kamu bisa menggunakan tanah dengan campuran sekam mentah, akar sekam, cocopeat, dan kompos.
Sirkulasi udara

Tidak hanya tanah, bunga adenium harus ditaruh di lingkungan yang higienis dan punya sirkulasi udara yang baik. Bunga ini tidak suka lingkungan yang lembab. Jika kamu menaruhnya di lingkungan yang lembab, tingkat imunitas bunga adenium akan menurun. Akibatnya, bunga adenium rentan kepada penyakit dan hama,
Jika kamu memperhatikan lima hal ini saat merawat bunga adenium, dijamin ia akan berkembang subur. Bunga adenium pun bisa kamu kembangbiakkan dan dijadikan lahan bisnis. Semoga postingan ini kian menjadikanmu tekun merawat bunga adenium atau bahkan bagi yang belum tahu bunga ini bisa kepincut untuk memeliharanya!